Sunday, June 27, 2010

YOGYA MEET

Teman2, mengabarkan bahwa rekan2 Yogya sudah menyelenggarakan Yogya Meet Sabtu sore 26/6 lalu di rumah mbak Djanti. Kalau Jakarta atau Surabaya dominasi kakung tinggi, pertemuan Yogya kira2 fifty-fifty. Yang putri: Suryowati Karseno, Mursri Tuti, Ning Wahyu, Iyah Jasriyah, Sumarni, Suryawati Yang-ti, nyonya rumah Djanti, honor guest Asti, my bojo Tati (he, dia Tld angk 74 lho!). Sisanya yg cowok: saya, Haryadi minyak, Haryadi UGM, Inu, Hardono, dan honor guest A Prabowo. Yogya mengirim 11 orang ke Surabaya, yang lain pamit karena di Yogya sendiri tanggal 3 Juli penuh dengan manten dan kondangan. Rencana lain: temu muka alumni TldJOG70 dicarikan tempat di Kaliurang, hari ketiga Syawal (kira2 Senin, sebab lebarannya Sabtu-Ahad). Detil dan rincian lain menyusul.

Saturday, June 26, 2010

HUMOR

Tulisan ini saya susun untuk Rubrik Konsultasi Kesehatan Jiwa KR Minggu tgl 27 Juni besok. Rubrik yang telah saya asuh sejak th 1995. Ide penulisan diilhami oleh perilaku teman2 TldJog70 yang suka humor nyek-nyekan, garap-garapan, ejek-mengejek di Mailist, sebagai tanda perhatian dan cinta kasih. Ternyata itu sangat menyehatkan jiwa. Karena tak ada sakit hati, jengkel, marah, selain tertawa geli di hari-hari tua yang kadang sepi. Terima kasih teman-teman semua yang sangat kukasihi. Selamat menikmati.(IW) .

HUMOR

Seorang ibu rumah tangga yang cerdas, Ny Ri, yang bekerja wiraswasta membantu suaminya usahawan tembakau dan sarang burung di Temanggung, menulis ke rubrik kita ini. Apakah memang humor dibutuhkan dalam kehidupan berumah tangga? Apakah humor itu menyehatkan?
Suaminya pekerja keras, tapi sangat pemarah dan mudah tersinggung. Mereka sering berselisih pendapat tentang cara mendidik anak dan berhubungan dengan tetangga. Demikian seringnya terjadi pertengkaran sehingga ancaman perceraianpun mulai muncul.
Suatu ketika sang suami ronda di kampung dan mabuk, berjalan-jalan di lorong kampung sambil berteriak-teriak tak karuan disaksikan orang banyak. Ny.Ri sangat malu tapi tak berani memperingatkan karena suaminya akan marah-marah esoknya. Maka Ny.Ri mengajak ibu-ibu tetangganya membeli sebotol miras yang murah dan mereka meminumnya sedikit di depan suami. Lalu mereka bergaya mabuk, berjalan sempoyongan dan bicara berceloteh. Sang suami tertawa ternahak-bahak, menghentikan semuanya itu dan, oke,oke, aku tak akan mabuk lagi, katanya.
Pada ketika yang lain suami membaca koran di teras depan rumah hanya dengan bercelana pendek bertelanjang dada. Ny.Ri itu sudah beberapa kali menegur hal itu malah diumpat-umpat. Akhirnya ibu itu dengan hanya bercelana pendek saja, tanpa baju hanya memakai kutang saja menyapu halaman depan rumahnya. Ini membikin kaget siapapun yang lewat dan kontan suaminya menariknya ke dalam rumah. Mereka tertawa-tawa dan sejak itu suaminya tak pernah bertelanjang dada lagi di luar rumah.
***********

Suatu ketika saya harus menyelenggarakan seminar dengan teman-teman saya para dokter ahli berbagai bidang di RSU swasta tempat kami bekerja. Panitia mengalami kebuntuan karena sedikitnya sponsor yang masuk. Akibatnya kami saling menyalahkan dalam rapat yang bertele-tele. Akhirnya saya katakan: “Oke, sekarang semua harus manut sama saya karena saya Menteri Kesehatan Khusus untuk Orang-orang gila”.
Kontan semua tertawa dan beramai-ramai mereka “menggarap” saya. Tapi saya balas dengan mengejek mereka masing-masing. Suasana buntu pun cair dan segar kembali. Akhirnya ide-ide mencari dana bermunculan dan seminarpun terlenggara dengan meriah.
Humor itu perlu untuk kesehatan. Orang bijak bilang humor itu menyehatkan. Tentu saja humor yang baik. Yaitu humor yang segar dan tidak melukai siapapun. Ini tidak mudah. Banyak orang yang, karena pembawaan, maunya membuat humor yang segar tapi selalu menyakiti orang lain. Akibatnya ia dijauhi teman-temannya. Orang harus berlatih untuk membuat humor yang sehat dan menyegarkan.
“Bila kau akan mengejek orang lain untuk humor, selalu ingatlah bagaimana perasaanmu kalau menerima ejekan seperti itu”, kata bapak saya almarhum di meja makan waktu saya masih klas VI SD. Atau dalam bahasa Jawa bapak mengatakan : “kudu mbok tepakna neng awakmu dewe”. Petuah ini saya praktekkan sampai kini dan hasilnya cukup bagus.
Membuat humor segar paling mudah adalah apabila kita menceritakan kekonyolan, kekurangan dan kegagalan kita sendiri. Bila saya menceritakan kegagalan saya mati-matian berlatih menyanyi yang akhirnya cuma ditertawakan pasien-pasien saya penyandang skizofrenia, padahal mereka mengajari saya menyanyi dengan nada suara yang pas dan gaya mirip artis, tentu membikin tawa segar siapapun yang mendengarnya. Juga bila saya ceritakan bagaimana saya pergi bersama istri ke mall dan pulang sendiri karena lupa dan istri ketinggalan di mall.
Humor-humor demikian menyehatkan, karena membuat kita bisa “mengambil jarak” atau “distansi” dengan kehidupan kita sendiri. Dengan keseriusan atau kerja keras dan usaha-usaha kita setiap hari. Dengan “distansi” kita bisa melihat kekonyolan kita sendiri, memberi kesegaran yang meredakan ketegangan dan stres akibat tekanan kehidupan.
Bukan berarti kita harus menjalani hidup ini sebagai dagelan, lelucon tanpa keseriusan dan kerja keras. Tapi dari celah-celah keseriusan dan kerja keras itu kita bisa mengambil sisi-sisi humor untuk mentertawakan diri kita sendiri. Orang yang bisa mentertawakan dirinya sendiri adalah orang yang benar-benar sehat jiwanya, tulis seorang guru besar psikiatri. Memang, orang-orang dengan gangguan paranoid adalah mereka yang tidak pernah bisa mentertawakan dirinya sendiri.
Arnold Lazarus, seorang psikoterapis dunia menyarankan, berusahalah untuk membawa diri anda dengan ringan, bahkan ketika sedang mengerjakan sebuah tugas yang serius. Rasa humor yang asli memungkinkan seseorang keluar dari keruwetan mental, melawan kebosanan dan bahkan menghindari depresi.
“Tertawa gembira” adalah obat kejiwaan. Para ahli biologi telah membuat hipotesis bahwa tertawa akan menstimulasi produksi katekolamin dan endorfin di otak, mempengaruhi kadar hormon yang berhubungan dengan kegembiraan, dan mengakibatkan meningkatnya ambang toleransi terhadap rasa sakit serta menguatnya sistem kekebalan tubuh.
Tapi kita harus tetap ingat untuk menghindari lelucon mengejek orang lain yang kita sendiri tidak mau menerima ejekan seperti itu. Humor ini akan menyakitkan dan menimbulkan permusuhan. Tingkah Ny Ri diatas adalah humor bagus yang tidak menyakiti suaminya tapi bahkan langsung menyadarkannya. Lelucon yang sarkastik, sinisme, juga tidak menolong tapi sebaliknya malah menimbulkan kebencian.
Janganlah bermaksud humor dengan menceritakan kehebatan, kesuksesan, atau teman-teman kita yang tokoh-tokoh penting dan acara-acara penting yang harus kita ikuti, karena hal ini sangat memuakkan selain membosankan. Sebaliknya permainan kata-kata dapat menjadi fantastis dan sungguh menghibur, seperti misalnya “plesetan gaya dagelan Jogya” yang termashur itu. Humor yang sehat dan segar akan membikin "hidup lebih hidup". Membuat hidup bersama keluarga dan teman-teman kita lebih indah dan menyenangkan untuk dijalani.*** *

Wednesday, June 23, 2010

TldJOG70 IDOL

Herbud:
Wah setuju mbak Asti, iki ide bagus.... "TldJOG70 Idol" mesti seru iku ....masing2 Kemantren hrs ngirim peserta... Nah ttg juri mbak ... aku wae dijamin obyektif wis..he ..he...
Wassalam Herbud.

Djapong:
Trus lagune kudu uro-uro "Dandang Gula" utowo "Mocopatan". Sigro miliiirrrrr. .... anggetheking. ..... slendro pathet manyuro. Kwkkkwwkkkwwwkkkk. ..

Darsono:
Ayo ...kpn-kpn kita bikin kompetisi "kejuaraan seni suara" ato "Tld70 Idol " antar kemantren ... Jkt , Jogya dan Sby .... Ora popo wis , mskipun kemantren Sby cuma bbrp gelintir anggotanya. ..... Siapa takut ??? He he he ....
Mslah Juri , aku sing nanggung beres ....
Mas Edmart..., ayo cantut tali wondo....., ditantang mas.
Aku mewakili Yogya boleh, mewakili Jakarta juga boleh....... ......... ..
Wah golek karaoke-nan nggo latihan ana ra ya , pucung, megatruh, sinom dll.
(Yen mewakili Cikampek tak serahke sing langganan Panyebar Semangat mas Darmanto wae he he )

Marsito:
Yen uro-uro mocopatan... ...gliyak- gliyak aku nggabung.
Marsito.

Herbud:
Wah yen iku sing iso mung mas STW he..he..
Wassalam Herbud.

Djapong:
horrreee.... Kmt Jkt wis ono wakile. Ayo mas Marsito saben malem Jemuwah latihan neng TMII (anjungan DIY), ono sing ngajari mocopatan koq (mas Darmanto gurune..... hueheehheeee. ..)
Hayoooo.... Kmt Srby iso mocopatan ora ? Ojok mung ngremo karo ngok-bengok ae..... huahaahhaaaa. ..

Asti:
Wuaaa ... Lha nek uro-uro .... STW lan Edmart sing seneng ...diatas angin dia nya ...he he he he .....

Asti:
Mas Djapong ....
Lha nek kemantren Jkt sing menang ..... Horrreee ...hidup kemantrn Jkt ! Lha aku yo masuk anggota kemntr Jkt je .... Yo ora bung Emel ...?
He he he ...

Herbud:
Ora ngono mbak Asti.. Wedi nek kalah he..he.. wirang ngono lho...
Wassalam Herbud.

Mas Djapong ......
Wahhh .... Ini ada inspirasi baru yg bisa ditiru nih !
Mengingat anak2 sekarang jauh dari usaha nguri-uri kabudayan. .... Bocah saiki nek kon diskusi ngeciwis cas-cis-cus boso manca ....wuahh wasis tenan ....ning krungu boso jowo ...dho mlongo. ...hopo tumon ,turune wong jowo je. ...?
Nah idea trah-e mas Djapong isok ditiru .... Suwun !

Sudjendro:
Wah...rame diskusi IDOL..! Lagunya Jawa Campur Sari. Rek, ayo rek mlaku-mlaku neng tunjungan... ...! He..he..HE...!

HATI AMINUL GUNDAH

Wha lha nek kedah mandeg lhe udud, nggih trimah mboten da dos mentri mawon. Lha mengke le ajeng nulis pripun. Nek mbo ten ngge niku, ra ketang tigang sedotan, idene mboten medal. Ning niki nggih dlm rangka ngendegke greg mas. Nuwun.

Nah, skr serius.
Minggu pagi kmrn ktka kubaca coment Asti di mailist, Srby du du alas Nu, aku tertawa terba hak bahak. Ya jelas dudu. Bagi ku Srby tu sgala bidang medis nya hebat. RS Dr Sutomo kan jauh lebih maju drpd Sardjito? Belum lagi RS Swastanya. Ning nek seseg krn decomp nya mun cul neng ndalan kuwi lho As. Sepur kan ra isa dindegke.

Tapi, budal atau tdk, ia harus diberitahu ulem2 Herbud itu kan? Ia berhak tahu. Maka siang sehabis baca coment Asti itu aku segra telp ny Ita Amin nul.

"Halo pak dokter, piye, ana apa?
"Piye kahanane Aminul? Apik ta?
"Apik, ana kemajuan terus, kreatinine medun. Omong dewe ya? Dan Hp pun pindah tangan.
"Nu, keadaanku apik. Ana kema juan terus. Aku latihan terus. Jalan2. Kreatininku medun. Kandagke kanca2 ya. Trimakasih unt semuanya ya? Ana apa nu?". Aminul terdengar bersemangat. Kukatakan Herbud mantu n mengundang kita. Semua teman akan gem bira bila ia bisa datang. Hening sejenak.

"Aku ki nek mubeng2 kota rung kuat je".
"Ora mubeng2 kota. Turun dari KA dijemput, njur ke penginapan, esoknya dijemput di penginapan brnkt sma2 ke gedung. Balik kepenginpan lagi, ke KA, pulang".
"Lha ning neng perjalanane ku wi, pirang jam"
"KA malam jam24.30, empat jam"
"Ora ta, enam jam", kata Minul.
"Ya, nek ra memungkinkan ya aja dipeksa Nul".
"Ya wis, ngko hasil rapate piye, aku dikabari, tak pikir2 disik.

Hati Aminul gundah, krn kuberi tahu Sobirin brangkat. Tapi kalo istri harus ikut, istrinya tak bisa mbolos. Ketika kuberitahu tgl 3 itu sabtu, istri nya libur. Nah, ia gundah lagi.

Aminul ambivalen. Disatu sisi ia ingin sekali brankat,di pihak lain ia berat memikirkan kondi siya. Bagi Aminul dan istri turunnya kreatinin merupakan indikator kemajuan yg terppen ting. Krn itu berarti fungsi gin jalnya masih bisa diperbaiki, berarti terhindar dari cuci darah. Sementara.

Keragu-raguan Aminul nampak dari esok paginya. Aku menerima sms aneh, dari sese orang yg mengaku bernama Har tono, temanku PP2, menyatakan ingin brankat barena2 dan minta diampiri. Tinggalnya di Sragen.

Tak ada temanku TLD70 berna ma Hartono selain si Tono, dok ter spesialis mata. Ternyata me mang dia, yg ber tahun2 tak per nah bertemu krn setelah ahli bekerja dan tinggal di Sragen. Ia memang teman dekat Aminul dan Zuchron. Kemunculannya di Wonosari dulu juga krn peran Aminul. Kuduga sekarangpun ia dihubungi Minul hal njagong Herbud. Tapi Tono mengira ka mi naik bis sendiri, shg bisa ngampiri dia. Padahal rencana ku naik sepur

Jadi bagaimanapun tergantung rapat kabinet nanti, sing ra dadi2 yg kan dimpin Perdana Mentri Demang Karangbolotan.

Salam
IW, 22 Juni 2010

Tuesday, June 22, 2010

KEPPRES NO 1/KEPPRES/06/2010

Teman2:
Karena presidennya pocokan, maka ini lagi belajar ikhlas jadi presiden (saya jadi ingat anak2 BEM dan SEM di kampus sekarang ini, tidak ada lagi ketuanya, tapi menyebut diri Presiden dan kabinetnya ... Sayangnya mereka serius ...).

Baik, Peraturan/Keputusan Presiden yang akan disahkan segera adalah ketetapan (peraturan, keputusan apa ketetapan, sih? Bedane apa ya? Prof Djito, ahli hukum kita, di mana Anda?) bahwa wajib hukumnya menyelenggarakan pertemuan sehabis lebaran di Yogya, mengingat:
1. Akar dasar lulusan SMA N I Tld Yogyakarta tahun 1972 ada di Yogyakarta
2. Lebaran adalah momen pulang mudik terbesar di Indonesia. Di dunia hanya kalah dengan RR Cina menjelang Imlek
3. Harus ada pertemuan rutin dan wajib untuk dihadiri oleh semua rekan TldJOG70
4. Jumpa darat itu lebih indah daripada jumpa udara, apalagi dibanding jumpa laut dan kepolisian.
5. Salah satu slogan yang harus dihidupi adalah "mangan ora mangan nek kumpul, ning luwih becik kumpul-kumpul lan mangan-mangan"
Maka dengan ini ditetapkan bahwa setiap sesudah lebaran, keluarga TldJOG70 perlu berkumpul di Yogya untuk tatap muka, eye-ball contact, jumpa darat, QSO, rendez vous, trysting dll. Hal2 yang berhubungan dengan waktu dan tempat akan diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesegera-segeranya.
Kewajiban ini merupakan wajib khifayah: jika tidak ada satu pun yang menyelenggarakan, maka semua ummat TldJOG70 berdosa, sedang untuk masing2 individu tidak boleh merlanggar dengan tidak hadir tiga kali berturut-turut. Barangsiapa tidak hadir berturut-turut sebanyak tiga kali, maka mudah baginya untuk tidak datang yang keempat, kelima dst. Artinya--kapan tekane?
Bapak ibu yang akan menambahkan usulan argumentasi ketetapan ini, dipersilakan. Semakin banyak argumentasinya, semakin kuat ketetapan ini.

Demikian keppres ini dibuat, dan segera diundangkan untuk anggota2 yang lain. Howgh!

atas nama bangsa TldJOG70

edhi dan martono

KOMENTAR:

Hitapriya:
Setuju ... hogwh .....
Terus kapan ..... nang ndi .... ???...

Sudarmanta Tri Widada:

 Teman-teman dan pak bung Presiden,

 - RanTap yang berhukum Wajib ini menunjukkan ghirah yang tinggi untuk bersilah-rahmah sesami wargi.
 - Dihukumi Wajib untuk menyelenggarakan saya setuju pol
 - Dihukumi Wajib untuk hadir saya mengusulkan untuk dihukumi seperti " sunnah muakaddah ", dengan alasan ;

1. Tidak dapat hadir (walau sampai tiga x berturutan ) tidak selalu karena tidak bersedia hadir.
2. Hukum Wajib itu ada unsur pemaksa, sedang sunnah muakkad lebih dominan karena cinta.
3. Dihukumi Wajib berkonsekwensi adanya sanksi, hatta sangsi ringan sekalipun. Adakah sangsi untuk bercinta ? Bila cinta bersua cinta tidak disuruh saja mara dhewe ...
4. Hukum Wajib untuk SELURUH anggota ki gek seluruh yang mannah ??
Demikinong komentar saya.
STW

Herbud:
Untuk Presiden Edmart, sekedar tambahan utk Peraturan Presiden... perlu ada topik Olah raga dlm salah satu pertemuan kelak ...mungkin sepedaan, tenis, senam atau apapun...
Wassalam Herbud.

Monday, June 21, 2010

DARSONO

He he aku masih di dunia perminyakan, banyak di lapangannya.........sampai sekarang.

Usia wis masuk usia pensiun, tapi alhamdulillah isih di paringi sehat waras - wiris, dadi masih suka mbusuk2 nang daerah.

Aku sebagai Wellsite Geologist ( konsultan ), sing gaweanne nungggoni sumur selama di bor, ditonton seka serbuk /cutting ana minyak e apa ora, mandeg ngebore neng ngendi etc etc .....

Saiki aku di Selat Malaka, ada pulau Padang, selatan pulau Bengkalis. Aku wis 3 minggu neng kene..........
Aku sak keluarga masih tinggal di Yogya, tapi yen pas ana kerjaan di kantor, aku jg ana rumah kecil di JKT.
Salam
Darsono

DILANJUTKAN DISKUSI PENYUSUNAN KABINET

Darsono:

Bapak2, ibu2 ......

Kan anggota kita komplit plit dari berbagai profesi, ada dokter, ada ekonom, ada ahli obat, ada provokator, ada ahli hama, ada pengusaha restoran, ada guru agama, ada Bappenas, etc etc.....

Mungkin kalo dibuat Kabinet bayangan untuk memerintah negeri ngastino ini sebetulnya mampu ya.......... ..he he.....

Perdana Menteri / Presiden : Edmart
Penanehat Spiritual : dr Inu
Menteri Kesehatan : dr Asti
Juru bicara kepresidenan : Muhtar Malaranggeng
Menteri Agama : Sudarmanto
he he he ...........

Asti:
Ha ha ha ..... Ono-ono wae Darsono iki ....???

Muchtar:
Menteri Kepala Batu: Darsono
Whuahaahhaa. ..selamat muncul kembali Dar...!
(Emel)

Darsono:
Menteri Perbaikan Gizi : Sobirin
he he .....

Muchtar:
Ha-ha-ha...butul. ..butul.. .!
Menteri Kominfo: Djapong
Menteri Pariwisata: Jumhan
Menteri Peranan Wanita: Rima
Menteri Angkasa: Kaloka
Menteri Kesehatan, bukan Asti, tapi Hendra Bharata...kmd Asti sbg "Menteri Korban Lelaki"...ha- ha-ha...
(Emel)

Hitapriya:
Menteri Perbaikan Gizi : Sobirin
he he .....

Edhi Martono:
Menteri Perancangan Perbaikan Gizi: Yu Naknik
Menteri Pelaksanaan Perbaikan Gizi: Sobirin
Menteri Kimpraswilpu merangkap Menteri Kemerduan/Perbuluhp erinduan: Herry Budianto
edm

Darsono:
Kalo menteri peranan wanita nya mbak Rima, pasti anak2 SMA roknya harus dibawah dengkul ya ta.......... ..
He he , mat pagi mbak Rima

Herbud:
Setuju mas Darsono... nama negaranya opo mas..Republik TldJOG70 ngono yo...haaahaa..
Ayo lanjut terus mas Darsono...cerita2 yg lain lagi apa ?
Wassalam Herbud.

Marsito:
Kemudian sbg ketua KPK : Muchtar .........paling ora kumise wis mbaplang koyo Antazhari!

M Murtijanto:
Nek wis ana Ketua KPK ... gari golek MARKUS e

Abid Muhammad:
wiiiiss, komplit....? Saiki tak bubarke wae, lha wong aku ora dadi apa2.... he...he ....he.....

Naniek sm:
Mas Abid....
awake dewe dadi rakyat wae, nek kabeh dadi menteri rak ora ono rakyate....
mengko nek ono menteri sing gak bener, genti rakyat sing berperan ( di demo, gitu loh....

Sunday, June 20, 2010

WIRID DAN DZIKIR

EDHI MARTONO:
Bu Asti, wiridan itu tidak harus dengan lisan. Anda mengerjakan kewajiban dan tugas Anda dengan ikhlas dan ridha, karena AlLah swt, itu juga wirid dan dzikir. Tidak perlu risau tidak bisa duduk habis Ashar. Yang Anda lakukan dengan mengingat AlLah, itulah wiridan Anda ...
Makaten rumiyin
edmart

SUYATNI:
Mas Edmart,
Kok ndadak ngenteni ashar yo.. klo bisa kan setiap tarikan nafas, lebih jago lagi setiap detak jantung ( klo yg terakhir agak susah je ) Kados pundi Romo STW & Romo Edmart, nyuwun ular2e
yu naknik

SUDARMANTA TRI WIDADA:
Sharing ya yu NakNik, dinukilkan dari buku " Allah, Kokohkan Kaki Kami di atas Jalan-Mu ", - Renungan Perjalanan Menuju Allah swt - Muhammad Lili Nur Aulia, Tarbawi Press, ctkn I, Januari 2010, hlm 44 :

"...Mungkinkah kita memiliki keikhlasan ? Tanpa bantuan Allah swt kita tak bisa memilikinya. Itu sebabnya Rasulullah saw selalu berdoa :" Wahai Yang Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu. Wahai Yang Memalingkan hati, palingkanlah hatiku untuk taat kepada-Mu " ( HR Muslim )

" Yaa muqallibal quluubi wal abshaari tsabbit qalbi 'ala dinnika "
InsyaAllah yang selalu menuntun Yang Memiliki kita dan Pemilik qalbu kita.
Wassalam,
STW

EDHI MARTONO:
Yu Naknik:
Wah, panjenengan pancen leres, ning menungsa ki kondisine naik-turun, negatip-positif, ke kiri ke kanan, dhat-nyeng dst. AlLah paham betul watak kayak gitu itu. Maka kondisi idealnya memang 'in every breath you take' (kaya Sting/the Police ya), tapi silakan manusianya menerapkan pada diri msg2, the best is those who are closer to what has set by AlLah and conveyed by His Messenger (pbuh). Silakan dipirsani Ali Imran ayat2 akhir, 190 - 194. Insya AlLah!

nuwun, klentu nyuwun pangapunten.
edmart