Thursday, August 18, 2011

Episode Temu Kangen TldJOG70 di Sundak Gn Kidul















PUASA, DIMENSI EKSOTERIS YANG MENEMBUS BATAS

Puasa merupakan ritual paling tua pada semua keyakinan keagamaan. Tuhan berfirman, “Diwajibkan kepadamu puasa seperti diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, agar kamu semua bertakwa”. Ayat-ayat sejenis ini bersama hadis semakna hampir pasti diulng kaji setiap Ramadhan. Masalahnya, apakah makna ayat-ayat dan hadis itu sama dengan makna tahun-tahun sebelumnya? Jawabannya harus terkait dengan fungsi makna ayat dan hadis itu dengan kehidupan aktual.

Puasa, sebagai kegiatan ibadah dalam Islam,sebagaimana juga dalam agama lain, selalu mengandung dua dimensi : esoteris dan eksoteris. Dimensi esoteris sifatnya sangat pribadi (private), tujuan akhirnya mendekat dan menyatu dengan Tuhan dengan jalan mensucikan diri, menjauhkan pikiran, ucapan dan tindakan yang tidak terpuji.

Dimensi eksoteris, yaitu implikasi lahir, bahwa orang beragama dituntut melaksanakan perintah agama dengan baik, terukur dan dapat diamati, yang tujuan akhirnya untuk membentuk karakter dan kepribadian mulia sehingga perilaku keberagamaan seseorang mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi sesama manusia. Dengan demikian dimensi iman selalu mengansumsikan munculnya kesalehan sosial.

Dalam tradisi Kritiani, kedua dimensi ini disimbulkan dengan “salib”, yang satu ke arah vertikal, yang lainnya horizontal. Dalam Islam dituangkan dalam frase “hablun minallah, wa hablun minannas”. Mendekat dan berbakti pada Tuhan harus juga membuahkan kebaikan dan pelayanan pada sesama manusia.

Makna penting ritual puasa bukan sekadar lapar tidak makan dan haus tidak minum selama sekitar 12 jam. Puasa lebih bermakna bagi orang kaya dan berkuasa ketika tersedia makanan minuman berlimpah ketika orang-orang sekitar tertunduk patuh. Bagi orang miskin dan tak berkuasa, mereka sudah terbiasa tidak makan minum dan tidak marah.

Pengalaman paling berharga dari puasa ialah ketika seseorang memperoleh kearifan menembus batas kemanusiaan sehingga terbukalah tabir atau hijab dunia materi atau jasad-wadag. Dalam tradisi Sufi inilah yang disebut kasif, saat seseorang mampu melihat jauh ke masa depan di balik yang kasat mata bagaikan malaikat.

Orang Jawa menyebut waskitha, weruh sakdurunge winarah (tahu sebelum kejadian), jalmo limpat seprapat prasasat tamat (sebagian berarti keseluruhan). Itulah maqam (kedudukan) nabi, aulia, dan orang suci yang selalu lahir dalam setiap episode sejarah peradaban. Mereka menembus batas zamannya, menciptakan orde dan peradaban baru. Dengan kasyf orang mampu bertindak yang mustahil dilakukan oleh orang yang masih terkungkung hijab materi ketubuhannya.

Orang yang terbelenggu materi sering tidak percaya diri, meminta pengakuan bahwa dia kaya, selebriti, presiden, menteri, gubernur, bupati, anggauta dewan perwakilan rakyat yang terhormat, dan lain lain. Mereka lebih membutuhkan pengakuan status daripada memenuhi tanggung jawab memenuhi hajat publik jika dirinya tidak kebagian.

Puasa 2011 ini masih berlangsung dalam suasana bencana alam yang bisa menjadi pertanda negeri ini menjalani siklus satu abad atau ribuan tahun. Magma gunung berapi di seantero Nusantara seolah sedang menembus permukaan sebagai pengantar memasuki siklus seribu tahun lalu yang konon sempat menghancurkan kerajaan besar di Jawa Tengah sehingga pindah ke Jawa Timur.

Mayoritas pejabat negeri ini tentu berpuasa pula. Namun apakah mereka memikirkan seberapa besar bantuan yang bisa diberikan kepada masyarakat korban bencana gunung berapi yang hancur rumah dan sawah ladangnya? Apakah para pejabat itu, dan kita sendiri, memikirkan bagaimana sesama kita korban bencana alam itu harus bertahan hidup, makan tiap hari, berteduh, membangun desa dan sawah ladang tempat mata pencaharian mereka kembali? Apakah para pejabat itu, dan kita sendiri, sudah menembus batas melampaui sekedar hasrat kuasa, makan minum, pengakuan sosial, dan memikirkan penderitaan manusia lain?

Tuhan menurunkan wahyu-Nya, menjamin kesejahteraan, kemakmuran, dan ketenteraman yang beriman bukan otomatis tanpa kehendak manusia sendiri. La”llakum tattaqun (supaya dengan puasa engkau semua bertakwa) dalam ayat tentang puasa bukan puasa fisikal, tapi perlu kesadaran spiritual atau rohaniah.

Itulah maksud muhaasabah dalam menjalani puasa, yaitu kehadiran diri secara keseluruhan, bukan sekadar tak makan minum dan bicara kotor.

Dalam filsafat modern, manusia dipandang sebagai rantai terakhir perkembangan penghuni bumi. Agama, khususnya Islam, memandang manusia memiliki malaikat, bahkan ilahiah. Puasa adalah jalan tembus batas kemanusiaan agar sampai ke wilayah malaikat dan ketuhanan sehingga mampu bertindak lebih dari sekadar manusiawi karena telah terbuka hijab-jasadiahnya. Dari sini seseorang bisa bertindak luar biasa hebat, bukan untuk kepentingan sendiri, melainkan juga bagi kepentingan orang lain yang tak ia kenal, untuk orang banyak, bahkan mereka yang memusuhi dan hidup di masa depan.****

@inukertapati, tweeter.
Jogja Institute for Mental Health (JIMH).

Sunday, August 7, 2011

MANFAAT MENYANTAP BUAH KURMA SAAT BERBUKA PUASA RAMADHAN

Ternyata menyantap buah kurma pada saat berbuka puasa di bulan
Ramadhan, bukan sekadar untuk menjaga tradisi. Zat-zat gizi yang
terdapat dalam buah ini, membuat mereka yang berpuasa terbebas dari
rasa malas dan lemas. Selain itu, otak pun dibuat tetap encer untuk
berpikir.

Saat berpuasa, banyak masalah kesehatan yang sering dikeluhkan,
khususnya yang berkaitan dengan pasokan energi. Untuk kebutuhan
sehari-hari, setiap orang membutuhkan energi untuk kebutuhan internal
(metabolisme basal) sebesar 25 kkal/kg berat badan. Sementara untuk
aktivitas fisik sehari-hari dibutuhkan tambahan energi sebesar 3050
persen dari energi basal.Pada saat berpuasa, asupan energi dalam tubuh
berkurang sebesar 20-30 persen, sehingga tubuh lebih cepat lemas dan
lelah. Karena itu, diperlukan asupan gula yang dapat segera diabsorbsi
ke dalam tubuh untuk menggantikan asupan energi yang kurang.Seringkali
untuk memenuhi kebutuhan energi pada saat berbuka puasa, konsumsi
makanan berat (seperti nasi) merupakan pilihan utama. Padahal,
karbohidrat yang terdapat pada nasi merupakan karbohidrat kompleks
yang memerlukan proses pencernaan yang cukup lama.

Seharusnya makanan yang paling baik untuk diasup pada saat berbuka
puasa adalah makanan yang mengandung gula sederhana yang siap dipakai
oleh tubuh, seperti buah-buahan. Untuk memenuhi kebutuhan energi
sehari-hari, konsumsi 2-4 porsi buah-buahan yang dilengkapi 3-5 porsi
sayuran.

Fruktosa dan glukosa yang terkandung dalam buah-buahan merupakan gula
sederhana yang siap dipakai oleh tubuh. Hanya dalam beberapa menit
tubuh, akan segera memperoleh asupan energi dan menjadi bugar kembali

Komposisi dan Khasiat

Kurma merupakan buah yang menjadi ciri khas bagi negaranegara di Timur
Tengah. Bagi umat Islam, berbuka puasa dengan kurma bukan sekadar
tradisi, tetapi sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang
mempunyai kurma ketika berpuasa, hendaklah berbuka dengan kurma.”

Pilihan kurma sebagai makanan pembuka yang sehat di bulan puasa
ternyata bukanlah tanpa dasar. Selain nilai energinya sangat tinggi,
kurma juga mengandung komponen gizi lain yang cukup baik.

Kandungan gula kurma sebagian besar merupakan gula-gula monosakarida,
sehingga mudah dicerna oleh tubuh. Gula-gula itu antara lain berupa
glukosa dan fruktosa.

Pada sebagian varietas kurma tertentu, juga terdapat gula sukrosa.
Kandungan gula pada kurma sangat tinggi, sekitar 70 persen, yaitu
70-73 gram per 100 gram kurma.

Penyerapan gula kurma di dalam tubuh juga cukup cepat, sekitar 45-60
menit, bila dibandingkan daya absorpsi pati pada nasi yang memerlukan
waktu berjam-jam. ltulah sebabnya kurma merupakan makanan yang sangat
baik untuk berbuka puasa karena dapat menyuplai asupan energi secara
cepat.

Kurma mengandung vitamin yang cukup tinggi. Kehadiran vitamin ini
dapat meningkatkan kebasaan lambung yang terlalu asam setelah 13-14
jam tidak memperoleh makanan dan minuman.

Setiap 100 gram kurma kering mengandung vitamin A sebesar 50 IU,
tiamin 0,09 mg, ribofalvin 0,1 mg, dan niasin 2,20 mg. Vitamin A
berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, pertumbuhan, reproduksi,
imunitas (kekebalan) tubuh, dan pemeliharaan sel epitel.

Serat Tinggi

Niasin merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang disebut sebagai
vitamin B3 berfungsi untuk menurunkan produksi VLDL (very low density
lipoprotein) di dalam hati, sehingga produksi kolesterol LDL (low
density lipoprotein) dan trigliserida dapat menurun. Mengonsumsi 3-6
gram niasin setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol sebanyak
15-20 persen, kadar trigliserida 40-50 persen, serta meningkatkan
kadar kolesterol baik (HDL) hingga 20 persen.

Niasin juga berperan dalam , merangsang pembentukan prostaglandin 12,
yaitu hormon yang membantu mencegah pengumpulan agregasi trombosit.
Dengan demikian, niasin dapat memperkecil proses ateroskerosis clan
akhirnya memperkecil kemungkinan terjadinya serangan jantung.
Rata-rata kebutuhan niasin 13-16 mg per hari.

Niasin bersama riboflavin (vitamin B2) akan membantu melepaskan energi
dari makanan. Sementara itu, tiamin (vitamin B1) berfungsi untuk
melepaskan energi dari karbohidrat, serta berperan baik bagi sel-sel
saraf dan fungsi jantung.

Kurma juga mengandung serat pangan (dietary fiber) cukup tinggi, yaitu
2,2 gram per 100 gram. Serat pangan mempunyai manfaat untuk menurunkan
kadar kolesterol dalam darah dengan menghambat penyerapan lemak atau
kolesterol di dalam usus besar, sehingga kadar kolesterol dalam darah
tidak meningkat.

Kehadiran serat pangan baik untuk mengatasi sembelit. Dengan tekstur
serat yang cukup halus, kurma aman untuk lambung yang sensitif atau
radang usus.

Sebagaimana pangan nabati lainnya, kurma tidak mengandung kolesterol.
Kurma mengandung lemak baik yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Kekhawatiran menjadi gemuk karena kurma tidaklah beralasan. Kehadiran
lemak ini bermanfaat bagi penyerapan vitamin A, D, E, dan K yang juga
terdapat di dalam kurma.

Cegah Pembekuan Darah

Dalam kurma juga terdapat asam salisilat yang biasanya digunakan
sebagai bahan baku aspirin. Asam salisilat bersifat mencegah pembekuan
darah, antiinflamasi (radang), dan menghilangkan rasa ngilu maupun
nyeri. Selain itu, asam salisilat ini dapat mengendalikan hipertensi
dengan mengatur kadar prostaglandin yang turut berperan dalam proses
tekanan darah.

Asam salisilat juga dapat memengaruhi produksi hormon prostat yang
masuk ke dalam kelompok asam lemak hidroksida untuk merangsang
kontraksi otot dan menurunkan tekanan darah.

Meskipun kandungan asam salisilat dalam kurma belum terbukti bisa
menyamai obat aspirin dosis biasa, konsumsi kurma secara teratur dalam
jumlah cukup diharapkan dapat berperan dalam mencegah stroke clan
serangan jantung. Dalam jangka panjang, konsumsi makanan yang
mengandung salisilat tinggi seperti kurma diharapkan memberikan fungsi
yang kurang lebih sama dengan aspirin terhadap pencegahan stroke dan
serangan jantung.

Kurma juga mengandung asam nikotinat dan hormon potuchsin. Hormon
tersebut berperan untuk mencegah perdarahan rahim melalui efek
penciutan pembuluh darah. Kurma mempunyai manfaat lain, yaitu
mengurangi ketegangan mental, histeria, dan insomnia.

Namun, penderita diabetes melitus tidak boleh terlalu banyak
mengonsumsi kurma. Kandungan gula monoskarida yang cukup tinggi dapat
meningkatkan kadar gula darah secara cepat.

Otak Encer Selama Berpuasa

Kurma mengandung mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti zat besi,
magnesium, dan kalium. Zat besi sangat penting untuk mencegah anemia
gizi besi, yang dalam bahasa awam sering disebut sebagai lesu darah.

Gejala anemia gizi besi adalah mudah lelah, pusing, pandangan
berkunang-kunang,dan susah berkonsentrasi. Magnesium berfungsi
membantu fungsi saraf dan otot termasuk pengaturan irama jantung agar
tetap normal. Pada 100 gram kurma terdapat sekitar 34 mg magnesium.

Kalium (potasium) merupakan komponen gizi mineral yang mempunyai
jumlah yang sangat signifikan pads kurma. Di dalam 100 gram kurma
terkandung 666 mg kalium dan natrium hanya 1 mg, sehingga rasio kalium
terhadap natrium 666:1.

Bahan pangan dikatakan sehat untuk jantung dan pembuluh darah bila
rasio kalium terhadap natrium minimal 5:1. Kalium diketahui bermanfaat
untuk mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta
membersihkan karbondioksida di dalam darah. Kalium juga bermanfaat
untuk memicu kerja otot dan simpul saraf.

Kandungan kalium yang tinggi akan memperlancar pengiriman oksigen ke
otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh. Dengan
demikian, konsumsi kurma yang kaya kalium akan membuat otak tetap
encer di saat berpuasa clan tubuh selalu dalam keadaan bugar. Anggapan
bahwa berpuasa membuat malas clan lemas harus segera dikikis dengan
memperbanyak konsumsi kurma.

Kalium juga bermanfaat untuk mencegah penyakit stroke. Makanan yang
sarat kalium, yaitu minimal 400 mg per 100 g, dapat mengurangi risiko
stroke. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli gizi
membuktikan bahwa kalium dapat menurunkan risiko serangan stroke.

Salah satu contoh adalah penelitian terhadap pola makan 859 responden
usia 50 tahun ke atas yang dilakukan di California Utara, Amerika
Serikat. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang
mengonsumsi kalium lebih banyak (meskipun hanya dengan perbedaan
konsentrasi yang kecil) memiliki risiko terkena penyakit stroke 12
tahun lebih rendah.

Sebaliknya, orang yang konsumsi kaliumnya rendah memiliki risiko
terserang stroke lebih tinggi, dengan peluang meninggal sekitar 2,6
kali pada lelaki dan 4,8 kali pada wanita. Para peneliti tersebut
akhirnya berkesimpulan bahwa dengan mengonsumsi satu jenis tambahan
makanan kaya kalium (dengan hitungan minimal 400 mg perhari, misalnya
kurma sebanyak 5 butir) dapat menurunkan risiko fatal akibat stroke
hingga 40 persen.

Riset yang dilakukan oleh Dr. Louis Tobian Jr, seorang pakar
hipertensi dari sebuah universitas di Minnesota, AS, membuktikan bahwa
makanan tinggi kalium seperti kurma juga dapat menstabilkan tekanan
darah yang akan mencegah risiko stroke.

Penelitian yang didasarkan pada dua kelompok hewan penderita
hipertensi itu menunjukkan bahwa tidak ada tikus yang mengalami
perdarahan otak pada kelompok yang diberikan diet tinggi kalium.
Sebaliknya, pada kelompok yang tidak diberikan diet yang mengandung
kalium, 40 persen di antaranya menderita perdarahan otak.

Mekanisme kerja kalium dalam mencegah aterosklerosis (penyempitan
pembuluh darah) adalah dengan menjaga dinding pembuluh darah besar
(arteri) tetap elastis dan mengoptimalkan fungsinya, sehingga tidak
mudah rusak akibat tekanan darah yang tinggi. Dengan menurunnya risiko
aterosklerosis, aktivitas kalium ini juga akan berperan dalam
pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke. @

Sebagai Penangkal Racun

Kurma mempunyal varietas yang sangat banyak, masingmasing dengan
bentuk dan warna khas. Ada yang berbentuk kecil lonjong, kecil agak
bulat dengan bent sekitar 5 gram per buah, hingga yang berbentuk agak
besar dan panjang dengan bent sekitar 12 gram per buah.

Warna kurma juga beragam, mulai dari yang berwarna kuning
keputih-putihan, kuning emas, cokelat muda, sampai cokelat kehitaman.
Salah satu kurma yang populer adalah kurma emas (golden date) karena
bentuk warna dan rasanya yang sangat lezat dan khas.

Kurma ajwah dipercaya kaya akan manfaat kesehatan bila dimakan tujuh
butir setiap hari. Kurma ini relatif mahal, dan hanya tumbuh di daerah
Timur Tengah.

Di pasaran, terdapat 26 jenis kurma. Jenis ajwah merupakan kurma yang
paling mahaL Meskipun belum memiliki data ilmiah yang pasti, kurma
ajwah tertuang dalam hadis Nabi Muhammad SAW dapat berfungsi sebagai
obat dan penangkal racun yang balk. Kurma ambarjuga sangat populer
sebagai makanan kesukaan Nabi.

Selain itu, terdapat pula kurma jenis sukari. Kurma jenis ini
berukuran besar dan berwarna cokelat terang. Kurma ini diyakini dapat
menambah tenaga, khususnya bagi laki-laki.

Untuk perempuan terdapat kurma lubanah yang berarti kurma susu. Kurma
jenis ini berukuran kecil dan agak keras. Karena itu, sebelum dimakan,
kurma ini harus direbus dahulu di dalam air. Kurma ini diyakini sangat
baik untuk ibu yang sedang menyusui, untuk menambah air susu (ASI).

Meskipun belum memiliki bukti ilmiah yang cukup, sebagian masyarakat
percaya bahwa setiap kurma mempunyai khasiat masing-masing. Tidak
sedikit orang yang rela mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk
membeli kurma jenis tertentu karena yakin terhadap khasiatnya.

Pada penyajiannya, kurma ada yang dimakan dalam keadaan segar dan ada
pula yang dimakan setelah mengalami proses pengeringan. Kurma segar
mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak, tetapi kandungan
energi siap pakainya rendah. Kurma yang telah dikeringkan memiliki
kandungan energi siap pakai lebih tinggi, tetapi kadar beberapa
vitamin lebih rendah, terutama vitamin C. Saat ini kurma juga
digunakan dalam berbagai resep makanan ringan (seperti kue) dan juga
untuk jus.

Mengingat khasiat kurma yang begitu besar bagi kesehatan, ada baiknya
kurma tidak hanya dikonsumsi ketika bulan puasa, tetapi juga dalam
kehidupan sehari-hari. Kurma sangat cocok sebagai penyuplai energi
bagi yang akan melakukan perjalanan jauh, seperti mendaki gunung
ataupun berlayar".

Wassalam Herbud.

Thursday, July 7, 2011

Sirsak, Buah Penyembuh Bermacam Kanker

SELAMA ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo – chemotheraphy. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya 10 ribu kali lipat! lebih ampuh dibanding terapi kemo.

Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia, yakni buah sirsak
Menurut uniqpost.com, kita tak tahu khasiat sirsak yang beitu hebat, karena perusahaan riset kaliber dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini, agar dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia.

Saat banyak orang meninggal sia-sia, karena keganasan kanker, perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat rahasia keajaiban pohon graviola ini.

Sirsak, buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistem saraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institute bagi orang-orang Amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami,

Tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo, melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan, pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan, energi meningkat dan penampilan fisik membaik.

Uniqpost.com mengklaim sumber beritanya berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya.

Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payudara, Prostat, Paru-paru, dan Pankreas, daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan terapi kemo (chemoteraphy) yang biasa di gunakan
Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan/ membunuh sel2 sehat.

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet miliaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini.

Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan: sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.

Untuk pencegahan: disarankan makan atau minum jus buah sirsak. Sedangkan untuk penyembuhan: 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali. Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.

Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya, cukup berkhasiat.
Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel sel yang normal.

Sumber:

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/10/25/sirsak-buah-penyembuh-bermacam-kanker

Wednesday, June 29, 2011

Profesor Sutiman Bambang Sumitro, Penemu Filter Rokok Sehat

Di tengah maraknya kontroversi soal bahaya merokok, kini muncul penemuan menarik tentang rokok sehat. Yakni, karya Prof Sutiman Bambang Sumitro MS DSc, guru besar Universitas Brawijaya (UB), Malang, yang berhasil menggemparkan dunia kesehatan. Seperti apa?

Di meja kerja Sutiman B Sumitro yang berlokasi di laboratorium FMIPA Jurusan Biologi lantai II UB (Universitas Brawijaya), terlihat tiga bungkus filter rokok. Per bungkus berisi sekitar 30 filter rokok. Filter-filter rokok itu dikemas dalam plastik transparan. Filter tersebut berdiameter sekitar 7 milimeter dengan panjang 2 sentimeter. Bungkusnya berukuran 7x9,5 sentimeter.

Plastik pembungkus tersebut tidak dibuat polos, tapi ada tulisan yang mudah dibaca walau berukuran kecil. Di tengah plastik pembungkus terdapat lingkaran berdiameter 3 sentimeter yang bertulisan Lembaga Penelitian Peluruhan Radikal Bebas Malang. Di bawahnya ada tulisan Filter Rokok Sehat dengan ukuran huruf sedikit lebih besar.

Begitulah gambaran penemuan Sutiman tentang filter rokok sehat yang mengangkat tema ”Inovasi Mereduksi Dampak Negatif Merokok dan Memperkuat Dampak Positif Merokok dalam Memperbaiki Kualitas Hidup”.

Berdasar penelitian guru besar biologi sel dan molekuler UB itu, filter rokok tersebut disebut divine cigarette. Diamati sepintas, bentuknya mirip filter pada rokok. Warnanya juga sama, yakni putih. ”Saya kadang memopulerkan penelitian saya dengan sebutan Nano Biologi Jawaban Keretek Sehat,” ungkap Sutiman kepada JPNN kemarin.

Dasar penelitian Sutiman terkait dengan permasalahan bangsa yang dirasa menuntut penyelesaian dengan kearifan lokal. Salah satu yang disorot adalah masalah rokok. Banyak peneliti yang menyebutkan bahaya merokok. Di sisi lain, rokok sudah menjadi sebuah industri besar. Di dalamnya melibatkan banyak unsur, yakni ekonomi, ribuan tenaga kerja, serta dampak lain yang perlu pemikiran bersama ketika industri tersebut berhenti.

Ketertarikan Sutiman meneliti rokok dimulai pada 2007. Secara garis besar, prinsip yang dia lakukan kala itu adalah menghilangkan radikal bebas dari asap rokok. Selain itu, memodifikasi makro molekul yang terkandung dalam asap rokok lewat sentuhan teknologi dengan ukuran lebih kecil.

”Divine cigarette ini ada senyawanya, sehingga mampu menjinakkan radikal bebas. Tapi, senyawanya apa saja, itu yang masih dalam proses dipatenkan,” ucap guru besar UB yang kini diperbantukan sebagai dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, tersebut.

Bagi perokok, penggunaan divine cigarette tersebut cukup mudah. Filter yang menempel di rokok diambil, selanjutnya diganti divine cigarette hasil penemuan Sutiman. Dengan begitu, divine cigarette menggantikan filter asli pada rokok.

Dari beberapa responden yang menggunakan divine cigarette tersebut, didapatkan data sesuai dengan tujuan penelitian. Di antaranya, merokok terasa lebih ringan. Bahkan, menghasilkan manfaat di luar yang dipikirkan. Di antaranya, saat merokok di ruang ber-AC, tidak timbul kabut tebal dan tidak meninggalkan bau di ruangan. Lebih dari itu, ada yang lebih penting bagi perokok pasif. Perokok pasif lebih aman ketika berdekatan dengan si perokok.

Menurut Sutiman, asap rokok berasal dari pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan ribuan komponen berbahaya. Dari komponen tersebut, berhasil ditemukan sekitar lima ribu komponen yang bisa diamati seperti aseton (cat kuku), toluidin (cat) metanol (spiritus bakar), polonium (bahan radioaktif), arsen (racun tikus), serta toluene (pelarut industri). ”Hipotesis saya, radikal bebas dari asap rokok memang berbahaya. Tapi, komponen racun yang terkandung itu bisa diminimalisasi,” tegasnya.

Dia menyebutkan, hasil penelitian dalam bentuk divine cigarette tersebut merupakan fase-fase awal. Karena itu, Sutiman masih merancang penelitian lanjutan. Mengenai divine cigarette, Sutiman mengaku respons masyarakat, terutama dari kalangan perokok, cukup banyak.

Demi uji coba divine cigarette tersebut, Sutiman mendirikan laboratorium swasta yang diberi nama Lembaga Penelitian Peluruhan Radikal Bebas di Malang. Labotarium sebagai tempat produksi tersebut juga digunakan untuk mengumpulkan kajian riset. (***)

Sumber: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=7208

Profesor Sutiman Bambang Sumitro, alumni TldJOG70

Friday, June 10, 2011

INFORMASI TENTANG GAYA HIDUP ORGANIK

Pada periode 25 tahun yang lalu, lebih dari 200 perintis makanan organik di Amerika mendirikan pertanian organik sendiri di Arizona dengan tujuan untuk menyebarkan dan menjalankan gaya hidup bebas pencemaran. Hal tersebut merupakan titik penting dari revolusi makanan organik.

Gaya hidup organik berlawanan dengan dasar-dasar teknologi makanan modern yang seringkali menggunakan unsur-unsur yang berbahaya bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia.

Dasar-dasar makanan organik cenderung menuju kembali ke alam dengan cara penanaman yang bebas dari pencemaran lingkungan.

Dasar-dasar organik diperuntukkan untuk menjadi penghubung utama menuju gaya hidup sehat di abad ke-21.

Dalam masyarakat saat ini, kita harus menggunakan cara-cara bertani yang paling alami untuk mendapatkan manfaat-manfaat kesehatan dasar serta mencegah penyakit. Filsafat penyembuhan alami menyatakan bahwa makanan terbaik adalah obat terbaik dan makanan terbaik adalah makanan organik.

Tumbuh-tumbuhan organik berfungsi sebagai pembersih toksin yang sangat mengagumkan serta dapat menghilangkan lemak yang tidak diinginkan dalam tubuh. Hasilnya adalah pembersihan toksin-toksin secara menyeluruh dari seluruh tubuh. Selain itu, tumbuh-tumbuhan organik juga dapat memberikan makanan bergizi kepada tubuh, mengaktifkan sel-sel tubuh, meningkatkan sistim regenerasi tubuh serta menyeimbangkan sistim hormon. Selain itu dapat meningkatkan fungsi organ dalam sekaligus memelihara keseimbangan kesehatan.

MENGGABUNGKAN TIGA KEAMPUHAN TERUNGGUL

1. FUNGSI MAKANAN ORGANIK

Bapak dari teori organik, Dr Henry Chang, menyatakan bahwa makanan organik berarti semua jenis produk yang berasal dari pertanian yang bebas dari pupuk buatan, bahan kimia atau bahan tambahan mulai dari awal pemrosesan, dimana semua bahan berasal dari alam

2. FUNGSI NATUROPATI

Kekuatan Penyembuhan Alami
- Tubuh memiliki kemampuan untuk membentuk, mempertahankan serta memulihkan kesehatan
- Peran dokter adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses penyembuhan. Menetapkan dan merawat penyebab
- Gejala-gejala merupakan tanda-tanda usaha tubuh untuk penyembuhan bukan penyebab penyakit.
- Fakta-fakta penyebab penyakit harus ditemukan dan dimusnahkan sebelum seseorang dapat sembuh secara keseluruhan dari sakit.

3. FUNGSI PENYEMBUHAN ALAMI

Filsafat Penyembuhan Alami adalah, dengan lingkungan yang tepat, tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri. Tenaga penyembuhan tersebut akan membentuk kemampuan penyembuhan diri sendiri kepada setiap orang. Namun kemampuan penyembuhan diri sendiri tersebut akan dapat bekerja secara maksimum apabila tekanan telah dihilangkan serta jiwa dan raga telah seimbang.Rumusan makanan khusus dapat memberikan keseimbangan atau membersihkan tubuh Anda dari bahan-bahan berbahaya yang melemahkan kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri, sekaligus memberikan gizi alami dalam bentuk paling mudah diserap. Bapak teori obat-obatan, Hippocrates mengatakan pada 2500 tahun yang lalu.

MANFAAT DARI MAKANAN ORGANIK TERMASUK:

• Mempertahankan dan meningkatkan keseimbangan ekologi.
• Mengurangi resiko kesehatan, karena makanan organik bebas dari bahan-bahan kimia yang membahayakan.
• Bebas dari Genetic Modified Organisms (GMO) dan bovine spongiform encephalopathy (BSE) atau penyakit sapi gila.
• Terbukti mengandung gizi yang lebih banyak dibandingkan dengan makanan yang berasal dari pertanian biasa/tradisional.
• Mengurangi resiko infeksi pathogenic seperti E.coli dan mycotoxins.

Minuman instant organik antara lain: Susu Bubuk Kedelai Organik Melilea dan Appel Orchard. Kacang kedelai yang berasal dari Heilong Jiang Cina telah terkenal diseluruh dunia dengan kualitas terbaik. Berasal dari lingkungan tanah yang subur dan air yang bebas dari polusi, selain itu iklim yang sesuai juga merupakan salah satu penyumbang terhadap kualitas kacang kedelai yang diproduksi di kawasan ini.

Minuman Instan Melilea Susu Kedelai Bubuk dengan rasa lembut dan asli tanpa rasa langu. Kacang kedelai,terkenal dengan nilai gizinya yang tinggi, mengandung protein lengkap dan mengandung 8 asam amino yang penting dan diperlukan oleh tubuh manusia.

Sumber: http://www.melileaindonesia.com/

Saturday, May 28, 2011

PENCERAHAN STROKE DAN DEPRESI OLEH DOKTER INU WICAKSANA

Hitapria dan teman-temanku TLDJog-70 tercinta,

Senang rasa hatiku membuka mailist ini dan membaca kau sudah di rumah dan giat berlatih untuk pemulihan dari stroke. Setiap orang di usia spt kita bisa mengalami hal-hal seperti itu secara tak terduga. Seperti aku juga di Okt 2009 tiba2 harus masuk ICCU Sarjito dan harus pasang satu "ring" dan satu "balonisasi" unt pembuluh jantungku. Kemudian Nop 2010 dan Maret 2011 mendadak aku didiagnosis katarak dgn robekan retina yg mengancam kebutaan dan harus operasi mata tiga kali unt kedua mataku. Setiap orang, biar dokter ahli sekalipun, di usia di atas 50 th akan mengalami gangguan2 fisik yg tak bisa dielakkan.

Disini aku tak bermaksud "mengguruimu" atau menasehatimu, aku hanya ingin memberikan uraian sedikit krn menyangkut pekerjaanku dan sedikit pengetahuan saja yg mungkin penting untukmu dan teman2 lain. Sebelumnya aku mohon maaf bila aku berlagak memberi pengetahuan macam ini. Ini hanya krn kecintaanku padamu dan teman2 lain TLD-70.

Nah, Hit, kukira dokter syarafmu pasti telah memprogram obat2an post stroke yg harus diminum rutin. Obat2 untuk mengontrol tensi (bila hipertensi), menurunkan kholesterol dan trigliserid (bila diatas 220), menurunkan LDL (bila diatas 150), mengontrol gula darah (bila daibetes), memecah thrombus dan mengencerkan darah (spt Flavik, dll), vitamin2 otak untuk memperbaiki metabolisme otak, obat untuk mengaktifkan motorik otak ke otot2 yg "pingsan".

Stroke (pukulan) adalah pecahnya pembuluh darah otak krn faktor2 resiko diatas yg menyebabkan aliran darah ke bagian2 jaringan otak terganggu dan jaringan2 otak itu bisa nekrose (mati). Tergantung nagian apa yg terkena. Bila pusat motorik, maka gerakan akan terganggu. Bila pusat bicara (lobus temporalis) maka berbicara akan terganggu. Bila "batang otak" atau "fungsi luhur" yg kena maka penderita tak kan bisa mengenali orang lagi atau tak mengerti pembicaraan orang sekaligus ia sendiri tak bisa bicara (aphasia). Pusat motorik yg terkena itulah yg paling ringan, paling memungkinkan untuk diobati dan dilatih untuk pulih kembali.

Dalam pemulihan, dampak stroke juga tergantung usia. Aku merawat bapakku yg terkena stroke, setelah terkena serangan jantung bbrp tahun sebelumnya, di usia lebih dari 64 th. Bapak mengalami depresi paska stroke, sehingga menolak untuk berlatih. Petugas rehab fisioterapis Pantirapih yg datang ke rumah diberinya uang dan disuruhnya pulang. Aku susah payah merawatnya dgn memberikan obat2 antidepresi dosis kuat. Aku juga harus mengantar bapakku setiap bulan untuk kontrol ke dokter syarafnya di Pantirapih.

Aku ingat bapakmu almarhum juga terkena stroke dulu. Tapi mungkin "fungsi luhur"nya yg terkena sehingga tidak bisa berbicara dan tak bisa mengenali bapak ibuku yg datang menengok. Kedua bapak kita itu terkena stroke di usia diatas 63-64 shg pemulihannya sangat sulit dibanding yg terkena di usia di bawah 60an.

Berdasar penelitian, 80% dari orang yg terkena stroke di usia produktif (kita belum pensiun, jadi masih produktif kan?) mengalami depresi. Dari taraf ringan, sedang, sampai seberat-beratnya. Ini reaksi wajar. Karena orang yg masih giat bekerja dan berkarya, bergerak leluasa mobilitas tinggi tiba2 harus terkapar tak bisa apa-apa, pastilah mengalami sindrom depresi. Yaitu spt : sedih dan putus asa berkepanjangan, tak bergairah dlm semua aktivitas kehidupan, merasa tidak tertolong lagi, merasa tak berguna, anhedonia (tak bisa merasakan senang padahal semua orang bisa bersenang-senang), menolak segala pertolongan, kehilangan semangat hidup, menurunnya nafsu makan, dan gangguan tidur. Dan yg paling merepotkan orang2 disekitarnya adalah gejala sensitif, mudah tersinggung atau iritable.

Karena itulah hampir 60% dari semua penderita stroke yg ditangani dokter neurolog dirujuk ke psikiater untuk raber (rawat bersama). Jadi aku banyak sekali menerima penderita2 stroke ini dari rekan2 nurolog di Pantirapih, Bethesda, PKU dan RSUD Muntilan. Aku harus memberikan psikoterapi, terapi perilaku dan obat antidepresan dgn penuh kesabaran karena mereka ini bahkan membentak-bentak padaku dan bilang tak mau ditangani olehku (penolakan dari pasien depresi).

Tapi aku percaya dan yakin kau tak mengalami gejala depresi seperti itu Hit. Dari gaya penulisanmu, pilihan kata-katamu dlm tulisanmua di mailist ini aku bisa menilai kau tak terkena sindrom depresi ini. Tapi setiap manusia dalam sejarah hidupnya, pasti mengalami sindrom depresi 3 atau 4 kali. Ini tak bisa ditolak. Karena setiap manusia pasti harus mengalami "kehilangan objeck-love" dalam hidup ini. Dan obyek yg dicintai itu bisa apa saja. Selain orang yang kita cintai, juga harta, pekerjaan, jabatan, harga diri dan kepercayaan orang lain.

Depresi terjadi ditentukan oleh status mental atau struktur kepribadian sebelumnya. Struktur kepribadian terbentuk lengkap di usia 17 th, tapi proses pembentukannya sejak masa kecil. Nah, kau adalah anggauta Pramuka Gudep 21 (anak buah Kak Moeng Murjadi) yg sangat kukagumi diwaktu aku sendiri Gudep Garuda Pancasila waktu kita masih bercelana pendek di SMP. Gemblengan Kak Mung pada anak2 Gudep 21 spt kamu, Kuncoro Aji Sidharta, Bambang Poejono, Edmart dll luar bisa hebat untuk pembentukan kepribadian, sampai aku iri waktu itu. Ini berlanjut ke SMA, dimana kita sama2 dididik Kak Giarto (saingan Kak Moeng).

Lalu kamu aktif dalam kegiatan Pecinta Alam, mendaki gunung di Mermoung (Merapi Merbabu Mountinering). Aku sendiri tak mampu seperti kamu. Nah sebagai "profesional scouts" Saka Dhirgantara murid Kak Moeng dan pendaki gunung Mermoung tentu pukulan stroke yg mengganggu gerak motorik itu bukan apa-apa. Kau pasti dengan penuh semangat akan melatih anggauta gerakmu seperti kau mati2an mendaki Sundoro, Sumbing, Merbabu dan Merapi dulu. Semangat yg tak kunjung padam. Ini modal besar untuk pemulihanmu Hit.

Lalu mengapa aku harus menjelaskan tentang sindrom depresi itu? Sudah kukatakan bahwa itu sesungguhnya reaksi wajar yg bisa terjadi pada setiap manusia. Nah "mengenali, memahami, dan menerima" sindrom itu, bila terjadi, merupakan langkah pertama yg terpenting untuk menghilangkannya. Bila kita mengenali dan memahami gejala tubuh kita sendiri, secara alami kita akan mudah mengantisipasinya (tak perlu dengan obat antidepresan).

Apakah para psikiater yg nampak "hebat" mengobati orang stres dan depresi itu tidak bisa mengalami stres dan depresi sendiri? Psikiater manusia juga sehingga seringkali tiba2 ia sudah jatuh dalam kondisi depresi. Di awal 2010 aku mengalami gejala2 itu. Di bln Okt 2009 aku masuk ICCU 4 hari dan harus pasang "ring". Sesudah itu segala macam larangan, termasuk berhenti merokok, harus kujalani.

Sebulan kemudian, aku berangkat praktek malam hari ke Pantirapih, mungkin masih lemah atau koordinasiku masih lambat, aku nabrak wanita tua istri tukang becak di jembatan Jetis. Korban kubawa lari ke IGD Sarjito, tapi tak tertolong. Aku ditahan kepolisian dan harus berurusan dgn polisi dan kejaksaan ber minggu2. Sampai akhirnya aku dibebaskan tapi tak diperkenankan menyopir mobil lagi sampai sekarang.

Aku harus tergantung pada sopir, atau anakku laki-laki, atau istriku untuk pergi kemanapun. Nah sindrom depresi kurasakan di bulan2 awal 2010 sampai aku tak mampu menulis di mailist ini dan di FB tiga bulanan. Tapi aku harus mengatasi gejala-gejala itu secepatnya karena nanti bagaimana aku mengobati pasien2 depresi itu dokternya sendiri depresi berat?

Caranya, ya seperti diatas tadi, secepatnya "mengenali, memahami. menerima" untuk secara alami "mengantisipasinya". Hehe, ya, ditambah lagi ajaran falsafah Jawa yang kudapat dari ibumu, "rila, sabar, narima". Kalau kita bisa "rila" dan "menerima" hal itu, maka hal itu tak akan mengganggu hati kita lagi dan secara otomatis kita akan mampu berjuang untuk mengantisipasinya.

Masih ditambah lagi dengan ilmu baru di biang mental and behaviour saat ini, Mind Sciences. Program di otak kita setiap pagi, "aku bisa mengatasi ini, dan aku akan gembira hari ini". Maka alam seisinya akan menyambut program otak kita ini dan mewujudkannya seketika. Ini mirip dengan latihan kita dikepanduan dulu "disini senang, disana senang, di mana2 hatiku senang". Hehe, alih2 menasehatimu, padahal sesungguhnya menasehati diriku sendiri.
Nah, sekian dulu, selamat berlatih dengan semangat pendaki gunung Hit!
Semoga kita bisa bertemu di bulan Juli nanti.
Salam hangat.
Inu Wicaksana (twittr @inukertapati).

HITAPRIYA SUPRAYITNO:

Ytc Inu temanku sejak SMP ......

Terima kasih sekali saya sudah dikirimi suatu tulisan yang luar biasa.
Terima kasih telah berusaha menyemangati saya dan membesarkan hati saya.
Terima kasih sekali telah memberi tambahan pencerahan tentang stroke dan depresi.
Memang betul perkenalan kita berdua ini juga dinaungi oleh pertemanan orang tua kita berdua.
Saya masih ingat betul Bu Lastin, keng ibu.

Memang betul, alhamdulillah saya rasa sampai saat ini saya tidak terkena depresi akibat penurunan fisik yang serius ini.
Mudah2an seterusnya saya juga masih dianugerahi semangat untuk berusaha pulih secara fisik.

Mengapa kok bisa begini.
Nomer satu karena kebodohan/ke-tidak-tahu-an saya sendiri.
Waktu hari pertama sampai ke-empat saya masih belum tahu kalau akibat fisiknya seperti ini.
Saya pikir di RS barangkali butuh seminggu, kemudian butuh istirahat 1-2 minggu, kemudian akan kembali normal.
Ternyata salah besar, makanya waktu teman2 menegok Rima misalnya, saya masih bisa tertawa2.

Hari ketiga ada teman yang pernah terkena stroke nengok saya.
Dengan sengaja dia berbicara serius kalau jangan khawatir, semuanya nanti akan bisa balik kembali.
Yang penting harus ditangani fisioterapist dan ahli akupuntur.
Dia memang sudah berada dalam kondisi normal.

Walah, walah ..... baru saya lebih berpikir ........
Oooooo ......... makanya waktu Asti nunggu saya digerbang UGD terlihat sekali kalau dia sangat khawatir ........
Ooooooooo ....... makanya waktu saya terbaring di bed UGD, dia melihat saya dg ekpresi serius & khawatir .......
Oooooo ....... makanya Asti setelah menghilang sebentar ........ berbisik ke saya ...... nanti bisa recovery kok ........
He, he, he ....... ternyata dalam hal ini saya masih sangat bodoh ........

Untungnya teman yang menegok tadi sudah kembali normal ......
Ok jadi mestinya saya tidak perlu pesimis, saya bisa optimis ....... hanya tinggal PROSES .........

Nah selama di RSAL saya sudah difisioterapi .........
Selama di RSAL juga saya banyak mengalami kebodoh2an bersemangat untuk bisa mandiri .........
Kalau diceritakan pasti sangat terlihat kalau bodoh akibat kurang informasi bagaimana sebaiknya berlatih fisik agar sembuh ........

Dari hasil diskusi dg fisioterapist, dari kata2 bu dokter, dari pengalaman sendiri sudah termasuk kebodohannya, dari membaca buku yg diberi Asti, dari sms teman2 ......
Akhirnya saya mencoba me-rangkum2 se-ada2nya, se-mampu2nya saya berpikir (saya kan bukan dokter) ........
Saya mikir sendiri, distruktur sendiri ......... ooooooo .. menurut saya yg harus dilakukan ini harusnya begini, tahapannya begini, prinsip dasarnya begini .......
He, he, he, he, .......... hasil rangkuman sendiri untuk keperluan sendiri ...........

Aja diece lho Asti ....... aja digeguyu aku wis tau ngeyel marang Yth Ibu Kadiskesal dr PSP SpOG .........
Iki proses-e durung rampung, mbok menawa isih 1/4 jalan ........
Dadi isih kudu rumangsa ati2 nek pikirane mesthi ana salahe ...... mugo2 ora patio gedhe ......
Dadi ish kurang luwih bener ........
Kuwi mung sak dermo, lha wong butuh, ya mestine apike ya rada2 mikir sethithik, ra ketang mung sethithik banget ......

Yang paling terakhir, saya kadang2 berpikir .......
Kenapa kalau bela diri itu harus latihan ber-ulang2 .......
Kenapa kok pemain badminton kita itu harus berlatih pukulan yg sama ber-ulang2 .......
Kenapa setiap olahragawan harus rajin lari ........
Kenapa kok tentara itu harus belajar berjalan tiarap ber-ulang2 .....
Terus ingat jaman dulu ..... kami seregu juga harus latihan lari untuk menghadapi LT .....
He, he, he ........ jer basuki mawa bea ......
Yah, jadilah saya harus mau gigih berlatih secara benar ......

Matur nuwun Inu ....

Salam.
Hit.

HERBUD:

Mas Inu ysh...ysb....
Tulisan mas Inu itu tentu tidak hanya sangat bermanfaat bagi mas Hita....tetapi juga sangat bermanfaat bagi siapapun yg membaca nya, terutama saya....
Khususnya tentang mengatasi depresi itu...
"Mengenali,memahami, menerima....dan mengatasinya..."
Terima kasih mas Inu...
Wassalam Herbud

EDMART:

Inu dan teman2 semua:

Ketika aku mencoba memulai mailing list ini, keinginan utamanya hanyalah sekadar mengumpulkan kembali kita bersama, silaturahmi mengingat kebersamaan kita selama tiga tahun jauuuh empatpuluh tahun lalu. Dalam perkembangannya ternyata maillist ini berfungsi lebih luas, lebih dalam dan lebih mumpangat ....

Apa yang disampaikan Inu, diamini oleh mas Herbud, saya kira juga diamini oleh kita semua. Suatu ketika saya ditanya oleh seorang calon mahasiswa, pinter itu yang bagaimana. Saya bilang, pinter itu bukan hanya soal kemampuan kognitif, mampu menyelesaikan problem skolastik, tetapi pinter itu juga harus menuju ke "wicaksana" dan "paramarta". Nah, Inu sudah punya predikat wicaksana itu semenjak baru dilahirkan, jadi sepantasnyalah memberi masukan (karena dia tidak mau disebut "menggurui" dan "menasehati") sebagai yang dia tulis.

Memang pada dasarnya pinter itu terutama ada pada pemahaman (kognitif), dan mesti diluaskan menjangkau ranah afektif (kepedulian, kearifan). Namun tidak bisa dilupakan adalah ranah spiritual, karena terdapat banyak hal yang tidak pernah dapat kita prediksi secara begitu saja, tidak dapat kita duga sebelumnya hanya dengan tangkapan indera, tidak pernah dapat dinalar dengan nalar manusia yang terlalu cupet untuk dunia seisinya ini. Inilah ranah keimanan kita, kepercayaan kita kepada Yang Maha Menentukan, Dalang yang Memetakan Perjalanan kita. Orang menyebut Dia dengan berbagai sebutan, saya menyebutnya Allah subhannahu wa taala.

Ketika kita mengatakan "rila", "nrima", "sabar", itu sifatnya transitif atau intransitif? Apakah sifat itu hanya sekadar sabar, menerima apa adanya dan rela terhadap diri sendiri? Kayaknya nggak cuma itu ya. Kita juga perlu ridla, ikhlas dan shobar kepada Sang Pembawa Lakon. Tidak ngundhat-undhat dan menuntut: "why me, why not others, why others seem to be always better than me?".

Makanya, marilah kita sama-sama selalu bersyukur. Bersyukur ada kesembuhan yang semakin meningkatkan kokohnya ruhani terutama, karena jasmani kita memang jelas2 akan mengalami degradasi: kita hanya dapat membantunya melalui berjaga diri. Namun juga bersyukur ada Inu, ada Hita, ada Asti, ada seluruh teman2 yang aktif maupun tidak aktif di mailing list ini tetapi memberi nilai dan wawasan baru dalam perjalanan kita.

Nuwun Nu, dan teman-teman semua. BTW, tanggal 28 Mei ini diundang SMA N 1 diminta mewakili alumni pada acara wisuda, kerjaan rutin tiap tahun ...

makaten,

edmart